Victor Mambor’s Weblog

Icon

Just another WordPress.com weblog

Kekerasan Polisi Terhadap Warga!

Sabtu (5/6/10), sekitar jam 19.30 WIT, saya mengendarai motor saya untuk pulang ke rumah. Seperti biasa, perjalanan dari Waena ke Angkasa akan menjumpai kemacetan di beberapa titik ruas jalan Abepura hingga Kota Raja.
Padang Bulan, titik pertama kemacetan sudah saya lewati. Titik berikutnya adalah Lingkaran Abepura. Saat sampai di depan Koramil Abepura, kemacetan mulai terasa. Saat saya memperlambat laju motor saya, tiba-tiba sebuah motor bebek nyelonong dari sebelah kiri, tepat sekitar 5 meter di depan saya. Motor tersebut terhuyung-huyung. Pengendaranya mencoba menguasai motor yang dikendarai agar tak jatuh. Read the rest of this entry »

Filed under: My Articles, ,

Seperti Inikah Perspektif Jurnalis Jakarta Tentang Papua?

Sampai sekarang saya masih tidak habis pikir, mengapa masih ada wartawan media nasional yang menanyakan hal seperti dalam wawancara The Jakarta Post ini kepada orang Papua. Pertanyaan dalam wawancara The Jakarta Post berjudul The integration is `valid and final’ ini adalah pertanyaan yang sudah diketahui jawabannya. Jika bertanya pada yang pro, pasti jawabannya akan seperti HMS. Kalau bertanya pada yang kontra, pasti jawabannya akan berlawanan dengan jawaban HMS. Ini sebenarnya mempertontonkan perspektif wartawan Jakarta tentang Papua. Read the rest of this entry »

Filed under: My Articles, ,

Akhirnya…., PBB Datang Juga! (Sebuah kisah tentang fasilitator Respek dan Masyarakat Dampingannya)

Ini sebuah cerita tentang fasilitator Respek dan masyarakat yang didampinginya. Bisa jadi ini adalah sebuah cerita MOB. Tapi seperti yang kita ketahui, sebuah folklor mungkin saja berasal dari sebuah peristiwa nyata. Yang jelas, cerita ini beredar dalam sebuah workshop fasilitator Respek tahun lalu.

Saat fasilitator Respek memperkenalkan dirinya kepada masyarakat kampung, seorang warga bertanya, “Anak siapa yang kirim ko datang kerja kemari ka?” Read the rest of this entry »

Filed under: My Articles,

“Musim Gugur” di Langda dan Bomela

tabloidjubi.com JUBI – Nuansa krisis pangan yang belakangan disebut sebagai kelaparan di Yahukimo terlihat sangat kental. Sekalipun fisik orang-orang kampung tersebut terlihat prima, namun raut wajah masyarakat kampung tersebut tidak bisa menyembunyikan kesulitan yang sedang mereka hadapi.

“Selama April sampai November, kami seperti ini sudah. Kwaning Kume! Hujan turun terus sampai kami pu kebun basah sekali. Setiap tahun memang seperti ini, tapi “Musim Gugur” sekarang lebih parah daripada “Musim Gugur” tahun-tahun sebelumnya. Banyak yang mati tahun ini karena kekurangan makanan.” kata Ayub Balyo, pendeta yang sudah melayani di Distrik Langda dari 1991. Read the rest of this entry »

Filed under: My Articles

2030 : Papua Dan Non-Papua, 1 : 6,5

tabloidjubi.com JUBI – Seiring pertumbuhan perekonomian Papua yang sangat cepat, arus pendatang ke Papua juga meningkat tajam. Papua bukan hanya surga bagi pengeksploitasi SDA tapi juga surga bagi pencari kerja, bahkan yang tak punya skill sekalipun. Akibatnya, populasi penduduk asli Papua semakin terancam.

Tak pelak, arus pendatang ke Papua menjadi salah satu faktor utama pertambahan jumlah penduduk di Papua. Dari mulai jaman transmigrasi, hingga jaman Otsus ini, Papua memang menjanjikan bagi setiap orang, terutama dalam mengubah perekonomian seseorang. Read the rest of this entry »

Filed under: My Articles


Blog Stats

  • 5,913 hits

My Tweets

RSS Tabloid Jubi

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

KALENDER

June 2012
M T W T F S S
« Jun    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

My Daughter's Shoots Used Her Mobile Phone (Sony Ericsson W200i)

DSC01429

_MG_5135

_MG_4914

More Photos
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.